it’s always worted

Sebuah hadiah tentu memiliki arti yang beragam bagi yang diberinya. Apapun yang diberikannya tentu ada hal menarik yang membuat seseorang memberikan itu kepada kita. Selama ini mungkin memang tidak pernah terfikirkan secara seksama akan nilai dari sebuah hadiah. Terkadang hanya senang dan berterima kasih kepada pemberinya tanpa harus mengkaji lebih dalam arti sesuatu yang diberikannya dan sebab diberikannya. itu tentu masih lebih baik daripada tidak merespon sama sekali akan kehadiran sebuah hadiah.

Rasanya susah benar ya menanggapi penerimaan hadiah?!

Namun hari ini ada hadiah yang membuat aku senang, apapun itu tidak penting karna kata2 sederhana di dalamnya jauh lebih penting dari ini semua.

“Thank you pak ano, it’s always worted”

Itulah kata kata yang dituliskan Dimple, mantan muridku yang baru saja lulus. Gadis keturunan India ini pernah kutawarkan bergabung dengan teman lainnya untuk mengikuti Youth Summit di Jepang dan setelah akhirnya mau pertanyaan yang selalu diajukannya adalah “it’s worted or not?”. Aku coba meyakinkannya bahwa apa yang ia mau ikuti di Jepang tidaklah ada ruginya dan justru banyak manfaatnya daripada waktu itu dia ikut acara yang lain. ternyata pertanyaan yang sama muncul lagi ketika H-1 keberangkatan …

“duh kenapa musti nanya seperti itu padahal besok kamu berangkat?, udah deh worted or not sekarang kamu ikuti aja dulu dan bapak yakin kamu akan menemukan jawabannya setelah pulang dari jepang” itulah jawanaku waktu itu, walaupun dia keliatan ga puas dan berusaha menghibur diri sambil merapikan project yang ada.

Sepulang dari jepang tentu pertanyaanku hanya satu buat Dimpla “So, it’s worted or not?”, dan diapun menjawab “worted koq pak”

Semenjak itu banyak diskusi tentang kegunaan sesuatu buat diri kita dan orang lain, sehingga selalu muncul kata kata itu. Nilai yang bisa diambil adalah bahwa kita harus selalu berfikir positif akan apa yang akan kita jalani, ga terlalu penting memikirkan kejadian negatif yang akan membuat kita takut mengambil keputusan.

Thanks dimple.

~ oleh Ano pada Juli 16, 2008.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.